Sebuah organisasi ataupun perusahaan senantiasa mengalami perubahan sesuai dengan perubahan zaman. Perkembangan ilmu dan teknologi mengharuskan kita selalu aktif untuk membuka mata dan telinga terhadap perubahan yang terjadi. Peralihan zaman dari Information Age menjadi Conceptual Age semakin dekat. Penyelenggaraan pelatihan menjadi salah satu jawaban bagi perusahaan untuk men’charge’kan kembali kinerja karyawan. Mulai dari pelatihan yang berupa teknis hingga pelatihan yang mengedepankan perubahan attitude kerap kali menjadi pilihan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan Sejauh mana pelatihan tersebut dianggap penting atau tidak penting dalam sebuah organisasi/perusahaan, perlu dilakukan atau tidak? Berikut ini dijabarkan beberapa pendapat dari berbagai sumber.
Mengapa pelatihan?
Menurut Ary Ginanjar A, dalam buku Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ menyebutkan bahwa Globalisasi adalah bukti nyata akan kebutuhan manusaia untuk berinteraksi dan bersinergi dengan kelompok lain di luar kelompoknya. Tidak diragukan bahwa pikiran kelompok dan sinergi akan menghasilkan sebuah pemikiran yang jauh lebih cerdas dan lebih sempurna. Peningkatan kecepatan informasi, ilmu pengetahuan, juga jaringan kerja, membuat kita semakin bergantung pada pemikiran kelompok-kelompok lain dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Oleh sebab itu, dibutuhkan pelatihan ketangguhan social (social strength) dalam menghadapi perubahan yang ada.